Menurut saya penghapusan bahasa
inggris ditingkat sekolah dasar adalah hal yang kurang bagus,,setelah
saya baca2 artikel mengenai berita dan pendapat dari beberapa orang,
saya menjadi kurang sependapat. Bahwa alasan menghapus mata pelajaran
bahasa inggris dikurikulum adalah dengan mengganti dengan mata pelajaran
pendidikan karakter atau penambahan mata pelajaran yang berkaitan
dengan kecerdasan EQ, dan bahasa nasional juga daerah, sebenarnya tujuanya sangat mulia bagus,,karena
melihat kondisi moral bangsa ini sudah bobrok, khusunya para pemimpin
negeri yang banyak terkena kasus korupsi, yang seharusnya memberi
contoh., teladan, malah banyak yang dipenjara, kalau menurut saya budaya
korupsi adalah budaya warisanya pak Suharto almarhum..sungguh terlalu,
kalau saja bangsa ini punya pemimpin yang jujur, bisa jadi contoh,,
minimal rakyat akan lebih baik..
Kalau menurut saya lebih baik pemerintah untuk masalah penambahan jam
pendidikan karakter, agama itu bisa digiatkan dengan mengaktifkan
sekolah sore diseluruh nusantara,, pasti semua tidak asing dengan adanya
sekolah sore atau yang sering disebut sekolah madrasah, sekolah
madrasah adalah pendidikan formal di bidang agama islam khususnya,, nah
pemerintah kan bisa melirik itu sebagai alternatif,,dengan mewajibkan
semua anak ikut sekolah madrasah tidak harus menghapus mata pelajaran
yang penting seperti bahasa inggris,,karena dunia ini sudah masuk era
globalisasi,,, tapi tentu saja kualitas sekolah madrasah harus juga
diperhatikan, dari kesejahteraan pengajar, fasilitas, kurikulum yang
disepakati untuk sekolah madrasah,,telebih lagi Bahasa Inggris adalah
pelajaran yang menjadi UN ditingkat menengah pertama dan akhir
bisa-bisanya kok dihapus di SD,,sangat perlu sekali bekal dasar bahasa
inggris diberikan di tingkat SD khususnya vocabulary, agar nanti saat mereka sampai ke jenjang menengah tidak mengalami kesulitan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar