Rabu, 25 Desember 2013

Pendapat saya tentang pengahpusan Bahasa Inggris di SD

 photo cbatik1_zpsc65575e2.jpg
       Menurut saya penghapusan bahasa inggris ditingkat sekolah dasar adalah hal yang kurang bagus,,setelah saya baca2 artikel mengenai berita dan pendapat dari beberapa orang, saya menjadi kurang sependapat. Bahwa alasan menghapus mata pelajaran bahasa inggris dikurikulum adalah dengan mengganti dengan mata pelajaran pendidikan karakter atau penambahan mata pelajaran yang berkaitan dengan kecerdasan EQ, dan bahasa nasional juga daerah, sebenarnya tujuanya sangat mulia bagus,,karena melihat kondisi moral bangsa ini sudah bobrok, khusunya para pemimpin negeri yang banyak terkena kasus korupsi, yang seharusnya memberi contoh., teladan, malah banyak yang dipenjara, kalau menurut saya budaya korupsi adalah budaya warisanya pak Suharto almarhum..sungguh terlalu, kalau saja bangsa ini punya pemimpin yang jujur, bisa jadi contoh,, minimal rakyat akan lebih baik..
        Kalau menurut saya lebih baik pemerintah untuk masalah penambahan jam pendidikan karakter, agama itu bisa digiatkan dengan mengaktifkan sekolah sore diseluruh nusantara,, pasti semua tidak asing dengan adanya sekolah sore atau yang sering disebut sekolah madrasah, sekolah madrasah adalah pendidikan formal di bidang agama islam khususnya,, nah pemerintah kan bisa melirik itu sebagai alternatif,,dengan mewajibkan semua anak ikut sekolah madrasah tidak harus menghapus mata pelajaran yang penting seperti bahasa inggris,,karena dunia ini sudah masuk era globalisasi,,, tapi tentu saja kualitas sekolah madrasah harus juga diperhatikan, dari kesejahteraan pengajar, fasilitas, kurikulum yang disepakati untuk sekolah madrasah,,telebih lagi Bahasa Inggris adalah pelajaran yang menjadi UN ditingkat menengah pertama dan akhir bisa-bisanya kok dihapus di SD,,sangat perlu sekali bekal dasar bahasa inggris diberikan di tingkat SD khususnya vocabulary, agar nanti saat mereka sampai ke jenjang menengah tidak mengalami kesulitan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar